Selasa, 07 Maret 2017

Jihad Al-Maliki, Bocah Tunanetra Penghafal 30 Juz Alquran dan Ribuan Hadis

jihad al-maliki

Dunia Islam masa kini digemparkan dengan munculnya sesosok anak kecil bernama Jihad Al-Maliki. Sosok yang satu ini cukup fenomenal,  walaupun terlahir dalam keadaan prematur sehingga mengakibatkan paru-paru kirinya belum berkembang secara sempurna. Ujian pun datang saat ia dirawat di inkubator untuk mendapatkan pasokan oksigen, oksigen masuk ke matanya sehingga mengakibatkan kebutaan total.

Dalam kondisi serba terbatas, tidak mengurung niat Jihad Al-Maliki untuk terus belajar Islam. Kendati penglihatannya tidak sempurna, Jihad Al-Maliki tetap tegar bahkan, ia fokus pada kelebihan yang telah Allah Swt. anugerahkan kepadanya. Matanya buta, tetapi Allah memberi karunia daya ingatannya yang sangat kuat. Tepat sejak berumur 5 tahun, ia mulai belajar dan menghafal alquran. Jihad mulai menghafal alquran saat berusia 5 tahun dengan cara mendengarkan tilawah alquran melalui siaran radio. Tujuh juz pertama ia hafalkan di Riyadh bersama gurunya Syaikh Mizan

Setelah itu Jihad Al-Maliki pindah ke Madinah dan menghafalkan 23 juz di bawah bimbingan kedua orang tuanya. Jihad membiasakan diri mengulang-ulang ayat dan surat yang hendak ia hafal, lalu membacakannya dengan dikoreksi oleh kedua orang tuanya. Hal itu ia lakukan setiap hari. Awalnya, ia menghafal setengah halaman setiap harinya, setelah mulai terbiasa ia bisa menghafal satu sampai dua halaman setiap hari. Akhirnya pada usia 7 tahun, Jihad berhasil menghafal 30 juz alquran.


Namun, walaupun sudah hafal, ia tetap mengulang (muroja'ah) 3-5 juz hafalannya setiap hari. Ia juga belajar di Dar al-Furqon, sebuah institusi sekolah untuk penghafal alquran dan mempelajari kandungannya. Saat berusia 11 tahun, Jihad Al-Maliki sudah mendapatkan sanad  (pengakuan riwayat bacaan alquran) hafs, sanad, matan ilmu tajwid al-Jazariyah dan Tuhfatu al-Athfal.

Kini menginjak usia 15 tahun (1438 H/2017 M), Jihad Al-Maliki tidak sekadar menghafal alquran. Namun, ia mampu menjawab pertanyaan tentang nama surat, nomor ayat, juz, dan terdapat di halaman berapa serta sinonim kata di surat satu dengan surat lainnya.

Tak hanya hafal 30 juz alquran, Jihad Al-Maliki hafal pula ribuan hadis. Lebih dari seribu hadis telah ia hafalkan. Baik matan, sanad, sampai perawinya. Kemampuannya yang luar biasa ini tak pelak membuat decak kagum para ulama dan kaum muslimin di jazirah Arab bahkan, di dunia.


Semoga Allah Swt. merahmati, memberikan kemuliaan, dan memberkahi Syaikh Jihad Al-Maliki dan juga bagi para penghafal alquran di mana pun berada. Amin ....


Penulis: Adrie Noor
Sumber: Berbagai sumber

Sabtu, 04 Maret 2017

Keutamaan Menghafal Alquran

keutamaan menghafal alquran

Mengapa harus menghafalkan alquran? Pertanyaan ini seringkali ditanyakan oleh sesama muslimin dan non-muslimin. Jawabannya cukup sederhana, karena iman. Ya! Bagi seorang muslim sejati rasa iman akan melahirkan kecintaan pada Allah Swt. dan wahyu yang diturunkan melalui para nabi dan rasul-Nya.

Alquran adalah bentuk kasih sayang Allah Swt. kepada umat manusia agar senantiasa hidup dalam kebenaran dan mendapatkan keberkahan hidup di dunia-akhirat. Sebagaimana firman Allah Swt. dalam kalam-Nya yang agung:

”Sesungguhya alquran ini menunjuki ke jalan yang paling lurus dan memberikan kabar gembira orang orang beriman yang beramal saleh bahwasanya bagi mereka pahala yang besar” (Q.S. Al-Kahfi [17]: 9)

Umat manusia yang mengikuti alquran akan mendapatkan kemuliaan. Ibaratkan seseorang yang menjatuhkan dirinya ke dalam air, maka dampak yang ia terima adalah basah. Tak jauh berbeda ketika seseorang menghafalkan alquran maka dampak yang akan ia terima adalah kemulian karena alquran adalah mulia. Dalam sebuah hadis disebutkan:

“Sesungguhnya Allah Swt. mengangkat derajat beberapa kaum dengan alquran ini dan merendahkan yang lain dengannya pula.” (H.R. Muslim)

Oleh karena itu, hendaknya umat Islam membiasakan diri untuk membaca, menghafalkan serta mengamalkanya. Beruntunglah para penghafal alquran karena Allah Swt. memberikan keutamaan dan fadilah yang luar biasa di dunia-akhirat bagi penghafal alquran.

Berikut ini keutamaan-keutamaan menghafalkan alquran:

(1) Dari Utsman ra. dari Nabi Muhammad Saw. bersabda: “Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar alquran dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari no. 4639).

(2) Alangkah indahnya hidup kita, bila kita tidak hanya sekedar bisa membaca alquran, tetapi juga menghafalnya dan mengamalkannya. Banyak hadis Rasulullah Saw. yang mendorong untuk menghafal alquran atau membacanya di luar kepala, sehingga hati seorang individu muslim tidak kosong dari sesuatu bagian dari kitab Allah Swt. Seperti dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas “Orang yang tidak mempunyai hafalan Alquran sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh (HR. Tirmidzi).

(3) Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda:  “Penghafal Alquran akan datang pada hari kiamat, kemudian alquran akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Alquran kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu dipakaikan jubah karamah. Kemudian alquran memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan”  (HR. Tirmidzi, hadis hasan {2916}, Ibnu Khuzaimah, Al Hakim, ia menilainya hadis shahih).

(4) Alquran akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal .Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Bacalah olehmu alquran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).” (HR. Muslim).

(5) Nabi Muhammad Saw. memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah Saw. sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini, surat ini, dan surat al-baqarah.” Benarkah kamu hafal surat al-baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i).

(6) Nikmat menghafal Alquran sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu, “Barangsiapa yang membaca (hafal) alquran, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan padanya.” (HR. Hakim).

(7) Seorang hafizh alquran adalah orang yang mendapatkan Tasyrif nabawi (Penghargaan khusus dari Nabi Muhammad Saw..). Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi Muhammad Saw. kepada para sahabat penghafal Alquran adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh alquran. Rasul mendahulukan pemakamannya. “Adalah Nabi mengumpulkan di antara orang syuhada uhud, kemudian beliau bersabda: Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal alquran, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliu mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

(8) Telah diriwayatkan oleh Tirmizi, 2914 dan Abu Daud, 1464 dari Abdullah bin Amr dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Dikatakan kepada pemilik Alquran, bacalah dan mendakilah. Bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membaca secara tartil di dunia. Karena kedudukanmu di akhir ayat yang engkau baca.” (Hadis ini disahihkan oleh Al-Albany dalam As-silsilah As-Shahihah, 5/281 no. 2240)

(9) Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi. “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli alquran. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

(10) Siapa yang membaca Alquran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari alquran.” (HR. Al-Hakim)

(11) Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash dari Nabi Muhammad, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Alquran, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Alquran di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

(12) Kepada hafizh Alquran, Rasulullah Saw.. menetapkan berhak menjadi imam shalat berjama’ah. Rasulullah Saw. bersabda, “Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)

(13) “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.”  (HR. At-Turmudzi).

(14) Dari Ibnu Umar ra.ma dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda: “Tidak boleh ada hasad (kecemburuan) kecuali pada dua hal. (Pertama) kepada seorang yang telah diberi Allah (hafalan) Alquran, sehingga ia membacanya siang dan malam. (Kedua) kepada seorang yang dikaruniakan Allah harta kekayaan, lalu dibelanjakannya harta itu siang dan malam (di jalan Allah).” (HR. Al-Bukhari no. 4638 dan Muslim no. 1350)

(15) Dari ‘Aisyah radhiallahu anha dia berkata: Rasulullah Saw. bersabda: “Orang yang mahir membaca alquran, maka kedudukannya di akhirat ditemani oleh para malaikat yang mulia. Dan orang yang membaca Alquran dengan tertatah-tatah, ia sulit dalam membacanya, maka ia mendapat dua pahala.” (HR. Muslim no. 1329)

(16) Dari Abu Musa Al-Asy’ari ra. dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda: “Perumpamaan orang yang membaca alquran adalah seperti buah Utrujjah, rasanya lezat dan baunya juga sedap. Sedang orang yang tidak membaca alquran adalah seperti buah kurma, rasanya manis, namun baunya tidak ada. Adapun orang Fajir yang membaca alquran adalah seperti buah Raihanah, baunya harum, namun rasanya pahit. Dan perumpamaan orang Fajir yang tidak membaca alquran adalah seperti buah Hanzhalah, rasanya pahit dan baunya juga tidak sedap.” (HR. Al-Bukhari no. 4632 dan Muslim no. 1328)

(17) Para malaikat juga ada yang mempunyai tugas khusus turun untuk mendengarkan bacaan orang yang membaca Alquran. Abu Said Al Khudri ra. bercerita: “Pada suatu malam, Usaid bin Hudlair membaca (surat Al-Kahfi) di tempat penambatan kudanya. Tiba-tiba kudanya meloncat, ia membaca lagi, dan kuda itupun meloncat lagi. Kemudian ia membaca lagi, dan kuda itu meloncat kembali. Usaid berkata, “Saya khawatir kuda itu akan menginjak Yahya, maka aku pun berdiri ke arahnya. Ternyata (aku melihat) sepertinya ada Zhullah (sesuatu yang menaungi) di atas kepalaku, di dalamnya terdapat cahaya yang menjulang ke angkasa hingga aku tidak lagi melihatnya. Maka pada pagi harinya, aku menemui Rasulullah Saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, semalam saya membaca (alquran) di tempat penambatan kudaku namun tiba-tiba kudaku meloncat.” Maka Rasulullah Saw. bersabda: “Bacalah wahai Ibnu Hudlair.” Kemudian aku pun membacanya lagi, dan kuda itu juga meloncat kembali. Beliau bersabda: “Bacalah wahai Ibnu Hudlair.” Kemudian aku pun membacanya lagi, dan kuda itu juga meloncat kembali. Beliau bersabda lagi, “Bacalah wahai Ibnu Hudlair.” Ibnu Hudlair berkata; Maka sesudah itu, akhirnya saya beranjak. Saat itu Yahya dekat dengan kuda, maka saya khawatir kuda itu akan menginjaknya. Kemudian saya melihat sesuatu seperti Zhullah (sesuatu yang menaungi) yang di dalamnya terdapat cahaya yang naik ke atas angkasa hingga saya tidak lagi melihatnya. Maka Rasulullah Saw. pun bersabda: “Itu adalah Malaikat yang sedang menyimak bacaanmu, sekiranya kamu terus membaca, niscaya pada pagi harinya manusia akan melihatnya dan Malaikat itu tidak bisa menutup diri dari pandangan mereka.” (HR. Muslim no. 1327)

(18) Dalam hal keutamaan penghafal Alquran, terdapat riwayat dari Bukhari no. 497 dari Aisyah dari Nabi Muhammad Saw. bersabda: “Perumpamaan yang membaca Alquran sementara dia menghafalkannya bersama para Malaikat. Sedangkan perumpamaan yang membaca Alquran sementara dia menjaganya dengan sungguh-sungguha maka dia mendapatkan dua pahala.”

 (19) Nabi Muhammad saw, bersabda: “Puasa dan alquran akan memberikan syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, 'Wahai Tuhanku sesungguhnya aku menghalanginya dari makan dan syahwat pada siang hari, maka berikanlah syafaat kepadaku untuknya. Lalu Alquran berkata, 'Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menghalanginya dari tidur waktu malam hari, maka berikanlah syafaat kepadaku untuknya. Maka keduanya dapat memberikan syafaat.” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani dan Hakim. Disahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami, no. 3882) 

(20) Jabir ibn Abdillah ra berkata : Ketika Rasulullah Saw. ingin menguburkan para suhada perang Uhud, baginda menggabungkan dua jenazah dalam satu lahat, sebelum itu baginda bertanya: Siapakah di antara mereka yang paling banyak menghfal alquran ? Jika ada yang mengisyaratkan ke arah salah satu dari jenazah, maka jenazah itu didahulukan masuk ke liang lahat. Kemudian baginda bersabda: “Saya akan menjadi saksi untuk mereka pada hari kiamat nanti. Beliau memerintahkan jenazah-jenazah tersebut dikubur bersama darah-darahnya tanpa perlu dimandikan.” (Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari (Hadis no. 1266), Abu Dawud (Hadis no. 2731), al-Tirmizi (Hadis no. 957) al-Nasa’i (Hadis no. 1929) dan Ibn Majah (Hadis no. 1503).

(21) Sahal ibn Sa’ad ra berkata: Telah datang kepada Nabi Muhammad Saw. seorang perempuan dan berkata bahwa dia telah menyerahkan dirinya untuk Allah dan Rasul-Nya. Nabi bersabda: “Aku tidak menginginkan perempuan. Maka seorang sahabat berkata: Kawinkanlah aku dengannya”. Rasulullah Saw. bersabda: “Berikanlah dia pakaian (sebagai maskawin)”. Pria itu menjawab: “Saya tidak mampu”. Nabi Muhammad Saw. bersabda kembali: “Berikanlah dia walaupun cincin dari besi”. Pria itu tidak menyanggupinya. Rasulullah Saw. pun bersabda lagi: “Apa yang kamu hafal dari alquran?”  Pria itu menjawab: “Beberapa surat, surat ini dan itu”. Akhirnya Rasulullah Saw. bersabda: “Aku telah nikahkan kamu dengan hafalan alquran yang kamu miliki (untuk diajarkan kepada istri sebagai mahar)”. Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari (Hadis no. 5029) dan Muslim (Hadis no. 2554).

Berbahagialah wahai para penghafal alquran ….

-----0-----

Penulis: Adrie Noor
Sumber: Facebook (Shohibul Faroji), riyadhul-quran.com


Rabu, 01 Maret 2017

Mengenal Lebih Dekat Pendiri Hafizh On The Street (HOTser)


biodata ust.bobby herwibowo

Siapa tak kenal pria muda kelahiran Jakarta tahun 1977 ini. Sepak terjangnya dalam berdakwah patut diapresiasi secara positif. Bayangkan, dalam beberapa tahun saja, Ust.Bobby Herwibowo, Lc. mampu menggerakkan ribuan umat Islam untuk menghafal alquran, tidak hanya di Indonesia, melainkan di 17 negara. Tidak hanya sebatas metode hafalan biasa yang melihat teks dan mendengar ayat-ayat alquran secara terus-menerus. Bobby Herwibowo menerapkan metode yang diakuinya sebagai anugerah, ilham yang diberikan Sang Pencipta kepada dirinya, agar lebih memasyarakatkan alquran. Metode ini diberi nama "Metode Kauny Quantum Method - Menghafal Alquran Semudah Tersenyum".

Para penghafal alquran digiring agar rileks, tidak tegang, dan tidak berpikir keras. Ust.Bobby menekankan penggunaan otak kiri karena beban otak kanan sudah terlalu berat. Yakni dengan membaca dari arah kanan ke kiri, bukan sebaliknya sebagaimana selama ini diajarkan di sekolah.

Seiring dengan kemajuan teknologi internet, kini Ust.Bobby membuat gebrakan baru yakni program menghafal alquran berbasis WA/Telegram. Para santri yang terdaftar, akan diberikan video berisi ayat yang harus dihafal. Dalam video ini akan ada ayat, arti, dan isyarat tangan sebagai alat bantu menghafal. Setelah hafal, member HOTS harus menyetorkan/membacakan hafalannya beserta artinya melalui voice note.

Untuk optimalisasi pengajaran, Ust.Bobby membentuk tim asatidz yang bertugas melakukan review terhadap setoran hafalan. Makhraj, tajwid, kelancaran hafalan dan makna ayat yang dihafal akan dipantau dan diperbaiki jika ada kesalahan. Superlengkap bukan?

Pria lulusan S1 Fakultas Syariah Al-Azhar Mesir ini, selain berdakwah dan menjadi narasumber di berbagai acara dan siaran televisi seperti MNCTV dan JakTV, Ust.Bobby Herwibowo turut aktif juga sebagai pembina di lembaga kemanusiaan ACT dan pembimbing haji dan umrah.

Tak sedikit karya tulis yang pernah ia buat. Seperti  KQM; Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum,  Teknik Quantun Rasulullah, 7 Pasword Pembuka Rezeki, Al Quran Membuat Mereka Tersenyum, Rezeki Rumah Miring, Meraih Rezeki tak Terduga, The Power of Akhlak, Menjadi Hamba Kesayangan Allah SWT, 11 Langkah Meraih Kemabruran, dan Cahaya Langit “Inspiring Stories”.


Kini selain berdakwah dan menjadi narasumber, Ust.Bobby sibuk mengasuh pondok Ma'had Askar Kauny yang didirikannya di Cijulang, Cisarua, Bogor.


Untuk menjalin silaturahmi dengan Ust.Bobby, Anda dapat menghubunginya melalui email: bobbyhero@gmail.com. 

-----0-----

Oleh: Adrie Noor
Sumber: dari berbagai sumber


Mengenal Komunitas Hafizh On The Street (HOTser)

HOTSer atau Hafizh On The Street adalah sebuah komunitas yang setiap harinya menghafalkan alquran satu hari satu ayat beserta artinya.

Tujuan menghafalkan alquran beserta artinya yakni agar kita mengetahui dan memahami apa yang kita hafalkan. Jika sudah tau dan faham, maka bisa diamalkan. Alquran adalah petunjuk. Petunjuk untuk beramal, baik amalan hati, lisan maupun pikiran dan tindakan.

Adapun metodeyang digunakan adalah metode "Menghafal Alquran Semudah Tersenyum". Member akan belajar menghafal beserta artinya dengan mudah dan menyenangkan.

Untuk memahami arti dari ayat yang dihafal, setiap hari member HOTS yang telah terdaftar di group Whatsapp/Telegram akan diberikan Video berisi ayat yang harus dihafal. Dalam video ini akan ada ayat, arti dan isyarat tangan sebagai alat bantu menghafal.Setelah hafal, member HOTS harus menyetorkan/membacakan hafalannya beserta artinya melalui voice note.

Askar Kauny telah menyiapkan tim asatidz untuk melakukan review terhadap setoran hafalan. Makhraj, tajwid, kelancaran hafalan dan makna ayat yang dihafal akan dipantau dan diperbaiki jika ada kesalahan.

Saat ini member HOTS saat ini telah tersebar di 17 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, Hongkong, Arab Saudi, Mesir, Macedonia, Turki, Belanda, Jepang, Belgia, Rusia, Jerman, Qatar, Abu Dhabi, USA, dan Inggris.

-----o-----
Untuk informasi HOTSer Bandung, hubungi kami di:
FB: www.facebook.com/groups/hotser.bandung
Blog:www.hotser-bandung.blogspot.co.id
WA:
(Ikhwan) +813-2099-0429
(Akhwat) +812-8036-8376